Inti dari etos kami, Service Learning membentuk individu yang utuh untuk memberikan dampak sosial yang positif. Selaras dengan misi IB, organisasi ini membina pemuda yang memiliki rasa ingin tahu, berpengetahuan, dan peduli yang berkomitmen untuk menciptakan dunia yang lebih baik dan damai.

Siswa Sekolah Menengah diwajibkan untuk mengambil SA (Layanan dan Tindakan) dan CAS (Komunitas, Aksi, Layanan) sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan kami, yang dirancang untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, kasih sayang, dan kewarganegaraan aktif di antara siswa kami. Program ini mendorong siswa untuk terlibat dalam pengabdian masyarakat yang bermakna, mengembangkan keterampilan pribadi dan interpersonal melalui proyek berbasis tindakan, dan merefleksikan pengalaman mereka untuk mendapatkan wawasan yang lebih dalam mengenai kontribusi dan pertumbuhan mereka. Dengan mengintegrasikan SA & CAS ke dalam perjalanan pendidikan, kami memastikan bahwa siswa kami tidak hanya mahir secara akademis tetapi juga sadar sosial dan proaktif dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Penyelarasan program CAS Sekolah Tzu Chi dengan inisiatif sosial luas dari Yayasan Tzu Chi secara signifikan meningkatkan kemampuan siswa untuk melaksanakan proyek mereka secara efektif. Misalnya, depot daur ulang internal kami menyediakan platform yang siap bagi siswa untuk terlibat dalam proyek daur ulang, sehingga memudahkan mereka untuk berkontribusi pada upaya kelestarian lingkungan. Selain itu, program bantuan bencana, kegiatan amal, dan kegiatan penjangkauan komunitas yang dilakukan oleh yayasan ini menawarkan banyak kesempatan bagi siswa untuk berpartisipasi dan belajar dari pengalaman dunia nyata. Sinergi antara tujuan pendidikan sekolah dan misi kemanusiaan yayasan ini memastikan bahwa siswa dapat dengan mudah menemukan kegiatan SA & CAS yang bermakna dan berdampak, sehingga memperkaya pembelajaran mereka dan menumbuhkan komitmen seumur hidup terhadap pelayanan dan kasih sayang.

Scan the code